Bandingin 10 Konsep Desain Walk-In Closet, Mana Yang Paling ‘Kamu’ Banget?

Pernahkan membayangkan memiliki walk-in closet yang desainnya sesuai impianmu? Atau jangan-jangan kamu dalam tahap sedang merencanakannya nih?

‘Sesuai’ yang dimaksud disini nggak lain adalah gimana walk in closet tersebut bisa menjadi manifestasi dari identitas dan gaya hidup kita. Nggak hanya jadi tempat menyimpan pakaian dan aksesori, tapi juga ekspresi diri melalui pemilihan desain dan tata letak barang-barangnya.

Nah, bukankah semakin desain walk-in closet itu ‘kita’ banget, semakin merubah gimana kita berinteraksi dengan ruang? Coba bayangin deh inspirasi dan kenyaman yang kita dapat dari atmosfer saat mengawali dan menutup hari dengan nuansa dan preferensi, yang nggak lain, ya sumbernya dari hal-hal yang kita sukai.

Jadi misalkan, untuk kamu yang mengutamakan kesederhanaan dan estetika minimalis, akan kami rekomendasikan konsep desain dengan warna netral, garis bersih, dan penggunaan material berkualitas tinggi. Supaya tidak hanya menciptakan tampilan yang elegan, tapi juga memastikan kepraktisan dan keberlanjutan ruang tersebut.

Disisi lain, buat kita yang ingin suasana alami dan hangat, kami akan menyarankan konsep desain yang menggabungkan elemen-elemen alami seperti kayu dan tanaman hijau. Desain ini tidak hanya menciptakan keseimbangan visual yang menarik, tetapi juga memperkaya pengalaman pengguna dengan nuansa yang tenang dan membumi.

Itu cuma dua contoh sederhana gimana preferensi kamu mempengaruhi konsep desain yang cocok. Untuk dapat gambaran yang lebih lengkap, mari simak konsep-konsep desain walk in closet berikut;

Macam-macam Konsep Desain Walk In Closet 

  1. Minimalis Maskulin dan Elegan Transparan

 

 

minimalis maskulin desain walk-in closet
https://id.pinterest.com/hajrullinavilana/
elegan transparan walk-in closet
https://id.pinterest.com/prisydellano/

Dominasi warna hitam bisa menghasilkan kesan maskulin atau putih untuk kesan netral. Dua-duanya memberi kesan mewah dan elegan. Bisa dibuat menggunakan pintu kaca agar walk-in closet terasa lebih luas atau dibiarkan terbuka, dua-duanya bikin kamu memudahkan mencari barang tanpa harus membuka pintu-pintu lemari.

2. Japandi Natural dan Industrial Urban

Japandi Natural walk-in closet
Sumber: Pinterest
industrial urban walk-in closet
https://nl.pinterest.com/romyvandenraadt/

Dua-duanya menggunakan material kayu dan menekankan kesan alami. Konsep industrial menggunakan gaya unfinished untuk memberi kesan natural dan unik, memadukan kaca dan baja pada kayu. Bisa juga memanfaatkan sinar matahari dengan jendela besar dan cermin seperti pada konsep Japandi Natural. Ini berguna menghilangkan rasa sempit lorong walk-in closet. Nah, Integrasi dari kedua konsep ini dapat memberikan variasi yang menarik dengan fokus pada keseimbangan antara alam dan industrial. Pastikan memilih material kayu terbaik ya agar tak merusak barang-barangmu.

 

3. Scandinavian Netral dan Natural Tropical

Scandinavian Netral Walk-in closet
Sumber: https://www.stilpalast.ch/
Natural Tropical Walk-in closet
Sumber: https://id.pinterest.com/hajrullinavilana/

Bosan dengan penggunaan warna putih? Pemilihan warna netral seperti coklat muda natural tropical atau khaki ala Scandinavian bisa jadi inspirasi selanjutnya, nih. 

Keduanya ini menekankan pada pilihan warna netral dan penggunaan material alami. Untuk menambah kesan bersih dan mewah, pilihlah keramik lantai yang tepat dan tambahkan lampu LED downlight kuning untuk menambah kesan hangat.

 Jangan lupa menambahkan tanaman hijau yang mempercantik pemandangan.

 

4. Monokrom atau Hitam-Putih dengan Minimalis Serba Putih

 Monokrom atau Hitam-Putih walk-in closet
Sumber: https://www.behance.net/gallery/120685975/Futurist/modules/686776323
Minimalis Serba Putih
Sumber: https://id.pinterest.com/creative_design_architecture/

 

Kedua konsep tersebut punya fokus pada kesederhanaan dan penggunaan warna netral. Desain walk-in closet serba putih akan membuat area ini semakin modern dan minimalis.

Tapi jika warna putih terlalu monoton, konsep hitam-putih atau monokrom bisa jadi pilihan desain lebih umum atau netral, terlebih untuk pasutri.  

Integrasi dari keduanya dapat menghasilkan satu poin yang menekankan pada estetika minimalis dan keanggunan warna netral.

 

  1. Hidden walk in closet atau mini walk closet

hidden walk-in closet
Sumber: https://id.pinterest.com/SEPUR_Media/
mini walk-in closet
Sumber: Pinterest

Jika tidak ada ruangan tambahan untuk walk-in closet, bisa memanfaatkan sisa lahan di kamar tidur. Namun, agar tidak terlihat berantakan atau sumpek, kamu bisa menyiasatkan dengan hidden walk-closet atau mini walk closet. 

Hidden walk memiliki area walk in closet yang tersembunyi di belakang dinding atau manfaatkan pojok kamar dijadikan mini walk in closet. Dengan lemari, hanger rod, lampu, dan beberapa hiasan, kamu bisa menata koleksi pakaian dan aksesoris lainnya.

Kesimpulan

Kesimpulannya, memilih desain konsep yang sesuai untuk walk-in closet bukanlah sekadar tentang estetika, tetapi juga tentang memahami kebutuhan dan gaya hidup kita. 

Kalau masih bingung, kamu bisa lho dengan mudah berkonsultasi dengan kami untuk mengartikulasikan visi dan mewujudkannya dalam desain yang tak hanya indah, tetapi juga bermakna dan berfungsi secara optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *